TUJUAN PERNIKAHAN
1.
Mardhotillah ( Qs.Al An’am 162)
2.
Mengikuti Sunnah Nabi
فَمَنْ
رَغِبَ عَنْ سُنَّتِى فَلَيْسَ مِنِّى. البخارى
و اللفظ له و مسلم و غيرهما ...
Maka barangsiapa yang membenci sunnahku, bukanlah dari golonganku”. [HR. Bukhari,
dan lafadh ini baginya, Muslim dan lainnya]
3.
Terjalin cinta
kasih , kenteraman (Samawa) (Qs.Rum 21)
4.
Melanjutkan keturunan--- doa (Qs,Furqan 74)
5.
Pentingnya menjalankan kewajiban :
· Kewajiban Manusia
kepada Sang Pencipta dan kepada sesama
وَاعْبُدُواْ اللّهَ وَلاَ تُشْرِكُواْ بِهِ شَيْئاً وَبِالْوَالِدَيْنِ
إِحْسَاناً وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى
وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالجَنبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ
إِنَّ اللّهَ لاَ يُحِبُّ مَن كَانَ مُخْتَالاً فَخُوراً
Sembahlah Allah dan janganlah
kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua
orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga
yang dekat dan tetangga yang jauh , dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba
sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan
membangga-banggakan diri,[Qs. An Nisaa’36]
· Kewajiban Istri kepada
Suami
عَنْ عَائِشَةَ، قَالَ النَّبِيُّ
ص: اِنَّمَا النِّسَاءُ شَقَائِقُ الرِّجَالِ. احمد
Dari 'Aisyah RA, ia berkata :
Nabi SAW telah bersabda, "Sesungguhnya wanita itu belahan
laki-laki". [HR. Ahmad]
عَنْ اَنَسِ بْنِ مَالِكٍ،
قَالَ النَّبِيُّ ص: اِذَا صَلَّتِ اْلمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَ صَامَتْ شَهْرَهَا وَ
حَفِظَتْ فَرْجَهَا وَ اَطَاعَتْ زَوْجَهَا دَخَلَتِ اْلجَنَّةَ. البزار
Dari Anas bin Malik, ia
berkata : Nabi SAW telah bersabda, "Apabila wanita itu bisa menjaga
shalat lima waktu, puasa Ramadlan dan menjaga kemaluannya serta thaat kepada
suaminya, maka ia akan masuk surga". [HR. Al-Bazzar]
خَيْرُ النِّسَاءِ مَنْ تَسُرُّكَ
اِذَا اَبْصَرْتَ وَ تُطِيْعُكَ اِذَا اَمَرْتَ وَ تَحْفَظُ غَيْبَتَكَ فِى نَفْسِهَا
وَ مَالِكَ. الطبرانى
Sebaik-baik wanita adalah
apabila engkau pandang menyenangkan, apabila engkau perintah dia thaat dan
apabila engkau tidak ada, dia menjaga kehormatannya dan harta bendamu. [HR. Ath-Thabrani]
· Sifat wanita yang dipilih Laki-laki
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيِّ
ص قَالَ: تُنْكَحُ اْلمَرْأَةُ ِلاَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَ لِحَسَبِهَا وَ لِجَمَالِهَا
وَ لِدِيْنِهَا. فَاظْفَرْ لِذَاتِ الدِّيْنِ تَرِبَتْ يَدَاكَ. الجماعة الا الترمذى
Dari Abu Hurairah dari Nabi SAW,
beliau bersabda, “Wanita itu dinikahi karena empat hal : karena hartanya,
karena keturunannya, karena kecantikannya dan karena agamanya. Maka pilihlah
wanita yang beragama, (jika tidak) maka celakalah kamu”. [HR. Jamaah kecuali
Tirmidzi]
وَ اْلمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ فِى بَيْتِ
زَوْجِهَا وَ مَسْئُوْلَةٌ عَنْ رَعِيَّتِهَا...
... Istri adalah pemimpin dalam rumah
tangga suaminya dan akan ditanya tentang kepemimpinannya . [ HR. Bukhari Muslim]
· Kewajiaban Suami kepada
Istri
اَلرّجَالُ قَوَّامُوْنَ عَلَى النّسَآءِ بِمَا فَضَّلَ
اللهُ بَعْضَهُمْ عَلى بَعْضٍ وَّ بِمَا اَنْفَقُوْا مِنْ اَمْوَالِـهِمْ. النساء:34
Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, karena Allah telah
melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita) dan
karena mereka (laki-laki) telah menafqahkan sebagian dari harta mereka .... [QS. An-Nisaa' : 34]
ياَيُّهَا
الَّذِيْنَ امَنُوْا قُوْآ اَنْفُسَكُمْ وَ اَهْلِيْكُمْ نَارًا
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah
dirimu dan keluargamu dari api neraka (Qs.Tahrim 6)
وَ
عَلَى اْلمَوْلُوْدِ لَه رِزْقُهُنَّ وَ كِسْوَتُهُنَّ بِاْلمَعْرُوْفِ لاَ
تُكَلَّفُ نَفْسٌ اِلاَّ وُسْعَهَا.
Dan bagi ayah berkewajiban memberi nafqah dan memberi pakaian kepada
ibu (dan anaknya) dengan cara yang ma'ruf. Seseorang tidak dibebani kecuali
sekedar kesanggupannya. [QS. Al-Baqarah : 233]
خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لاَهْلِهِ وَ اَنَا خَيْرُكُمْ
لاَهْلِى. ابن ماجه
Sebaik-baik diantara kalian adalah orang yang paling
baik terhadap istrinya, dan aku adalah orang yang paling baik diantara kalian
terhadap istriku.
[HR. Ibnu Majah]
·
Tujuan membangun Rumah tangga
الَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَ
ذُرّيَاتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّ اجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا.
Dan orang-orang yang berdoa, “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami jodoh2
(istri/suami) kami, dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami, dan
jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa”. [QS. Al-Furqaan : 74]
· Doa untuk Pengantin Baru
Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata,
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَفَّأَ الْإِنْسَانَ
إِذَا تَزَوَّجَ، قَالَ: بَارَكَ اللَّهُ لَكَ، وَبَارَكَ عَلَيْكَ، وَجَمَعَ
بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ
“Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengucapkan selamat kepada
seseorang ketika menikah, beliau mengucapkan, “BAARAKALLAAHU LAKA WA BAARAKA
‘ALAIKA WA JAMA’A BAINAKUMAA FII KHAIRIN.” (Semoga Allah memberkahimu dan
senantiasa memberkahimu; dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.)”
(HR. Ahmad, 14: 517-518; Abu Dawud no. 2130; At-Tirmidzi no. 1091; An-Nasa’i dalam Al-Kubra, 9: 107; Ibnu Majah no. 1905; dan Ibnu Hibban, 9: 359. Hadis ini sahih.