Larangan wanita menyambung rambut, mencukur aAlis, menjarangkan gigi, dan bertatto.

Islam melarang para wanita menyambung rambut, mencabut bulu dahi atau mencukur alis, mengikir giginya supaya jarang dan kelihatan cantik, dan wanita yang mencacah (bertatto), berdasar hadits-hadits sebagai berikut :
عَنْ عَائِشَةَ رض اَنَّ جَارِيَةً مِنَ اْلاَنْصَارِ تَزَوَّجَتْ وَ اَنَّهَا مَرِضَتْ فَتَمَعَّطَ شَعَرُهَا، فَاَرَادُوْا اَنْ يَصِلُوْهَا، فَسَأَلُوا النَّبِيَّ ص، فَقَالَ: لَعَنَ اللهُ اْلوَاصِلَةَ وَ اْلمُسْتَوْصِلَةَ. البخارى 7: 62
Dari 'Aisyah RA, bahwasanya ada seorang wanita Anshar menikah, dan ia terserang penyakit sehingga rambutnya rontok. Lalu keluarganya ingin menyambung rambutnya, maka mereka bertanya kepada Nabi SAW, maka Nabi SAW bersabda : "Allah melanat wanita yang menyambung rambut dan wanita yang minta disambung rambutnya".  [HR. Bukhari juz 7, hal. 62]
عَنْ اَسْمَاءَ قَالَتْ: سَأَلَتِ امْرَأَةٌ النَّبِيَّ ص فَقَالَتْ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، اِنَّ ابْنَتِى اَصَابَتْهَا اْلحَصْبَةُ فَامَّرَقَ شَعَرُهَا، وَ اِنّى زَوَّجْتُهَا، اَفَأَصِلُ فِيْهِ؟ فَقَالَ: لَعَنَ اللهُ اْلوَاصِلَةَ وَ اْلمَوْصُوْلَةَ. البخارى 7: 63
Dari Asma', ia berkata : Ada seorang wanita bertanya kepada Nabi SAW. Ia berkata, "Ya Rasulullah, sesungguhnya anak perempuan saya terkena sakit panas sehingga rambutnya rontok, dan saya telah menikahkannya. Apakah boleh saya sambung rambutnya ?". Maka Rasulullah SAW bersabda, "Allah melanat wanita yang menyambung rambut dan wanita yang disambung rambutnya". [HR. Bukhari juz 7, hal. 63]
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رض قَالَ: لَعَنَ النَّبِيُّ ص اْلوَاصِلَةَ وَ اْلمُسْتَوْصِلَةَ، وَ اْلوَاشِمَةَ وَ اْلمُسْتَوْشِمَةَ. البخارى 7: 63
Dari Ibnu Umar RA ia berkata, "Nabi SAW melanat wanita yang menyambung rambut dan wanita yang minta disambung rambutnya, (dan melanat) wanita yang mencacah (mentatto) dan wanita yang minta dicacah (ditatto)". [HR. Bukhari juz 7, hal. 63].
عَنْ اَسْمَاءَ بِنْتِ اَبِى بَكْرٍ قَالَتْ: لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ ص اْلوَاصِلَةَ وَ اْلمُسْتَوْصِلَةَ. البخارى 7: 62
Dari Asma' binti Abu Bakar, ia berkata, "Rasulullah SAW melanat wanita yang menyambung rambut dan wanita yang minta disambung rambutnya". [HR. Bukhari juz 7, hal. 62].
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: لُعِنَتِ اْلوَاصِلَةُ وَ اْلمُسْتَوْصِلَةُ وَ النَّامِصَةُ وَ اْلمُتَنَمّصَةُ وَ اْلوَاشِمَةُ وَ اْلمُسْتَوْشِمَةُ مِنْ غَيْرِ دَاءٍ. ابو داود 4: 78، رقم: 4170
Dari Ibnu Abbas, ia berkata, "Telah dilanat wanita yang menyambung rambut dan wanita yang minta disambung rambutnya, wanita yang mencabut bulu dahi (atau ngerik alis) dan wanita yang dicabut bulu dahinya (atau dikerik alisnya) dan wanita yang mencacah (mentatto) dan wanita yang minta dicacah (ditatto) bukan karena sakit". [HR. Abu Dawud juz 4, hal. 78, no. 4170].
عَنِ عَلْقَمَةَ قَالَ: لَعَنَ عَبْدُ اللهِ اْلوَاشِمَاتِ وَ اْلمُتَنَمّصَاتِ وَ اْلمُتَفَلّجَاتِ لِلْحُسْنِ اْلمُغَيّرَاتِ خَلْقَ اللهِ، فَقَالَتْ اُمُّ يَعْقُوْبَ: مَا هذَا؟ قَالَ عَبْدُ اللهِ: وَ مَا لِى لاَ اَلْعَنُ مَنْ لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ ص وَ فِى كِتَابِ اللهِ. قَالَتْ: وَ اللهِ لَقَدْ قَرَأْتُ مَا بَيْنَ لَوْحَيْنِ فَمَا وَجَدْتُهُ. قَالَ: وَ اللهِ، َلاِنْ قَرَأْتِيْهِ وَجَدْتِيْهِ: وَ مَا آتَاكُمُ الرَّسُوْلُ فَخُذُوْهُ، وَ مَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوْا. البخارى 7: 63
Dari Alqamah ia berkata : Abdullah (bin Masud) melanat wanita-wanita yang mencacah (mentatto) dan melanat wanita-wanita yang dicabut bulu dahinya (atau dikerik alisnya) dan wanita-wanita yang menjarangkan giginya supaya cantik, yaitu para wanita yang mengubah ciptaan Allah". Lalu Ummu Yaqub berkata (kepada Ibnu Mas'ud) Apa ini ?. Maka Abdullah bin Mas'ud berkata, "Mengapa aku tidak boleh melanat kepada orang yang dilanat oleh Rasulullah SAW sedangkan di dalam kitab Allah (sudah dijelaskan). Wanita itu berkata, Demi Allah, sungguh aku telah baca semuanya, tetapi aku tidak mendapatinya. Abdullah (bin Masud) berkata, Demi Allah, kalau kamu membacanya, pasti kamu mendapatinya. (Allah Ta'ala berfirman yang artinya), "Apa yang didatangkan oleh Rasul kepada kalian, maka terimalah dia, dan apa yang dilarang oleh Rasul kepada kalian, maka tinggalkanlah". (Al-Hasyr : 7). [HR. Bukhari juz 7, hal. 63].
عَنْ عَبْدِ اللهِ قَالَ: لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ ص اَلْوَاشِمَاتِ وَ اْلمُوْتَشِمَاتِ وَ اْلمُتَنَمّصَاتِ وَ اْلمُتَفَلّجَاتِ ِللْحُسْنِ اْلمُغَيّرَاتِ. النسائى 8: 146
Dari Abdullah (bin Masud), ia berkata : Rasulullah SAW melanat wanita yang mentatto dan wanita yang minta ditatto, wanita yang mencabut bulu dahinya (mengerik alisnya) dan wanita yang menjarangkan giginya supaya cantik, yaitu para wanita yang merubah ciptaan Allah. [HR. An-Nasaiy juz 8, hal. 146]
عَنْ سَعِيْدِ بْنِ اْلمُسَيَّبِ قَالَ: قَدِمَ مُعَاوِيَةُ اْلمَدِيْنَةَ فَخَطَبَنَا، وَ اَخْرَجَ كُبَّةً مِنْ شَعَرٍ، فَقَالَ: مَا كُنْتُ أُرَى اَنَّ اَحَدًا يَفْعَلُهُ اِلاَّ اْليَهُوْدَ. اِنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص بَلَغَهُ فَسَمَّاهُ الزُّوْرَ. مسلم 4: 1680
Dari Said bin Musayyab, ia berkata, Mu'awiyah datang di Madinah lalu berkhutbah kepada kami, dia mengeluarkan seikat rambut lalu berkata : "Aku tidak pernah melihat seorang pun yang berbuat demikian ini kecuali orang-orang Yahudi. Sesungguhnya Rasulullah SAW ketika hal itu sampai kepada beliau, menamakannya dengan Az-zuur (kepalsuan). [HR. Muslim juz 4, hal. 1680]

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "Larangan wanita menyambung rambut, mencukur aAlis, menjarangkan gigi, dan bertatto."

Posting Komentar