Tentang dihapuskannya hukuman bunuh bagi peminum khamr yang mengulang hingga 4 kali.

Tentang dihapuskannya hukuman bunuh bagi peminum khamr yang mengulang hingga 4 kali.
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: مَنْ شَرِبَ اْلخَمْرَ فَاجْلِدُوْهُ، فَاِنْ عَادَ فَاجْلِدُوْهُ، فَاِنْ عَادَ فَاجْلِدُوْهُ، فَاِنْ عَادَ فَاقْتُلُوْهُ. قَالَ عَبْدُ اللهِ: اُئْتُوْنِى بِرَجُلٍ قَدْ شَرِبَ اْلخَمْرَ فِى الرَّابِعَةِ فَلَكُمْ عَلَيَّ اَنْ اَقْتُلَهُ. احمد
Dari 'Abdullah bin 'Amr, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa minum khamr maka deralah ia, kemudian jika kembali minum lagi, maka deralah dia, kemudian jika kembali lagi maka deralah dia, dan jika kembali minum lagi maka bunuhlah dia". 'Abdullah berkata, "Bawalah kemari seseorang dari kalian yang minum khamr yang keempat kalinya, maka aku akan bunuh dia". [HR. Ahmad]
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: اِنْ سَكِرَ فَاجْلِدُوْهُ، ثُمَّ اِنْ سَكِرَ فَاجْلِدُوْهُ، فَاِنْ عَادَ فِى الرَّابِعَةِ فَاضْرِبُوْا عُنُقَهُ. الخمسة الا الترمذى
Dari Abu Hurairah, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Jika (seseorang) mabuk, maka deralah dia, kemudian jika ia mabuk lagi, maka deralah dia kemudian jika ia kembali lagi yang keempat kalinya, maka penggallah lehernya". [HR. Khamsah kecuali Tirmidzi]

عَنْ مُعَاوِيَةَ اَنَّ النَّبِيَّ ص قَالَ: اِذَا شَرِبُوا اْلخَمْرَ فَاجْلِدُوْهُمْ، ثُمَّ اِذَا شَرِبُوْا فَاجْلِدُوْهُمْ، ثُمَّ اِذَا شَرِبُوا الرَّابِعَةَ فَاقْتُلُوْهُمْ. الخمسة الا النسائى. قَالَ التِّرْمِذِى: اِنَّمَا كَانَ هذَا فِى اَوَّلِ اْلاَمْرِ ثُمَّ نُسِخَ بَعْدُ.
Dari Mu'awiyah, sesungguhnya Nabi SAW telah bersabda, "Apabila mereka minum khamr, maka deralah mereka, kemudian jika mereka minum lagi, deralah mereka, kemudian jika mereka minum untuk keempat kalinya, maka bunuhlah mereka". [HR. Khamsah kecuali Nasai]. Tirmidzi berkata, "Ini hanya terjadi di zaman permulaan, kemudian sesudah itu hukuman tersebut dihapus".
عَنْ جَابِرٍ عَنِ النَّبِيِّ ص قَالَ: اِنْ شَرِبَ اْلخَمْرَ فَاجْلِدُوْهُ فَاِنْ عَادَ الرَّابِعَةَ فَاقْتُلُوْهُ، قَالَ: ثُمَّ اُتِيَ النَّبِيُّ ص بَعْدَ ذلِكَ بِرَجُلٍ قَدْ شَرِبَ فِى الرَّابِعَةِ فَضَرَبَهُ وَ لَمْ يَقْتُلْهُ. محمد بن اسحاق، فى نيل الاوطار 7:166
Dari Jabir, dari Nabi SAW, beliau telah bersabda, "Jika (seseorang) minum khamr, maka deralah dia, kemudian jika mengulang lagi yang keempat kalinya, maka bunuhlah dia". Jabir berkata, "Kemudian setelah itu dihadapkan seorang laki-laki yang telah minum khamr keempat kalinya kepada Nabi SAW, tetapi beliau hanya menderanya dan tidak membunuhnya". [HR. Muhammad bin Ishaq dalam Nailul Authar 7, hal 166]
Keterangan :
Orang yang telah berulang kali mendapat hukuman dera karena minum khamr tetapi tidak jera, orang seperti itu jelas orang yang nekad dan sangat jahat, dan dia pantas mendapat hukuman yang lebih berat. Namun karena hukuman bunuh bagi peminum khamr yang keempat kalinya itu telah dihapus, maka bagaimanapun juga hakim tidak boleh menjatuhkan hukuman bunuh bagi peminum khamr, walaupun dia sudah minum yang keempat kali atau lebih.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "Tentang dihapuskannya hukuman bunuh bagi peminum khamr yang mengulang hingga 4 kali."

Posting Komentar